Blog

  • Polda Metro Jaya Kirim 12 Truk Bantuan Kemanusiaan untuk Masyarakat Terdampak Gempa NTT

    JAKARTA — Polda Metro Jaya mengirim 12 truk bantuan kemanusiaan untuk masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur, Senin (17/8/2026). Keberangkatan bantuan dilepas langsung oleh Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Asep Edi Suheri sekitar pukul 12.30 WIB.

    Logistik yang dikirim terdiri atas berbagai kebutuhan dasar, antara lain air mineral, makanan siap saji untuk dewasa dan balita, mi instan, ikan sarden, bubur bayi, minuman siap saji, makanan ringan, selimut dan sarung, alas tidur, serta terpal plastik berbagai ukuran.

    “Keluarga besar Polda Metro Jaya menyampaikan turut berduka cita yang mendalam atas musibah gempa bumi yang menimpa saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban, memberikan manfaat, serta menjadi penguat bagi saudara-saudara kita yang sedang menghadapi musibah,” ujar Komjen Asep Edi Suheri.

    Usai dilepas, seluruh logistik dibawa menuju Lanud Halim Perdanakusuma untuk selanjutnya diberangkatkan ke Nusa Tenggara Timur. Polda Metro Jaya juga telah berkoordinasi dengan Polda Nusa Tenggara Timur untuk menentukan skala prioritas penyaluran sesuai kebutuhan di wilayah terdampak.

    Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto berharap bantuan tersebut dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat terdampak.

    “Kita berharap bantuan ini segera terdistribusi kepada masyarakat yang terdampak sehingga dapat dimanfaatkan dengan cepat dan memberikan manfaat sesuai kebutuhan di lapangan,” ujar Kombes Budi Hermanto.

    Pengiriman bantuan berlangsung bertepatan dengan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
    “Di momentum Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, kita tetap fokus pada persatuan, gotong royong, dan rasa senasib sepenanggungan. Kemerdekaan bukan hanya untuk dirayakan, tetapi juga untuk diwujudkan menjadi tanggung jawab bersama sebagai satu bangsa,” tambah Kombes Budi Hermanto.

  • Personel Polri Kembangkan Aplikasi Pengelolaan Kontinjensi Pengaduan Masyarakat Berbasis Realtime dan Quick Response

    Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terus mendorong personel untuk mempercepat transformasi pelayanan publik berbasis digital guna memperkuat kecepatan dan ketepatan respons terhadap berbagai potensi gangguan keamanan. Salah satunya melalui proyek perubahan yang digagas Kombes Pol. Hari Brata, S.I.K., M.H., bertajuk “Membangun Manajemen Pengaduan Kontinjensi Responsif Terintegrasi sebagai Resiliensi Keamanan Nasional.”

    Gagasan tersebut dilatarbelakangi semakin kompleksnya dinamika keamanan nasional di tengah perkembangan teknologi informasi, media sosial, dan konektivitas digital. Di sisi lain, masyarakat semakin aktif menggunakan kanal digital untuk menyampaikan pengaduan maupun informasi terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

    Melalui proyek perubahan ini, pengaduan masyarakat tidak hanya dipandang sebagai layanan administratif, tetapi juga diarahkan menjadi sumber informasi strategis untuk mendukung deteksi dini, intelijen taktis, percepatan respons, serta pengambilan keputusan operasional Polri.

    Dalam keterangannya, Kombes Pol. Hari Brata mengatakan transformasi tersebut diperlukan agar pengelolaan pengaduan kontinjensi mampu mengikuti perkembangan ancaman yang semakin cepat dan kompleks.

    “Pengaduan masyarakat harus kita kelola bukan hanya sebagai laporan yang masuk, tetapi menjadi informasi strategis yang dapat mendukung deteksi dini dan mempercepat respons Polri. Karena itu, sistemnya harus responsif, terintegrasi, realtime, dan mampu mendukung pengambilan keputusan secara cepat dan tepat,” kata Hari Brata dalam keterangannya di Jakarta, Senin (17/8/2026).

    Proyek perubahan tersebut diarahkan untuk mengintegrasikan pengelolaan pengaduan masyarakat melalui penguatan kebijakan, penyusunan SOP Quick Response, pengembangan Dashboard Monitoring Pengaduan Kontinjensi Realtime, serta penguatan koordinasi lintas fungsi dan lintas instansi.

    Dalam implementasinya, proyek tersebut juga mencakup pengembangan prototype dashboard yang mengintegrasikan data pengaduan masyarakat secara cepat, akurat, dan terpusat. Sistem tersebut juga diarahkan untuk menyempurnakan Daily Operating Reporting System (DORS) yang telah dimiliki Polri, sehingga pengelolaan informasi tidak hanya mencakup kejadian atau kejahatan konvensional, tetapi juga dapat mengakomodasi kejadian kontinjensi yang membutuhkan penanganan secara cepat.

    Integrasi tersebut memungkinkan informasi mengenai kejadian kontinjensi dapat diterima dan direspons secara lebih cepat, termasuk melalui mekanisme dispatch personel maupun pasukan untuk melakukan mitigasi. Langkah ini penting karena kejadian kontinjensi membutuhkan penanganan segera untuk mencegah eskalasi dan meminimalkan dampak yang lebih besar.

    Selain pengembangan sistem, dilakukan pula penguatan kapasitas sumber daya manusia melalui workshop pelayanan pengaduan kontinjensi serta penyusunan komitmen bersama dalam penanganan pengaduan lintas fungsi secara terintegrasi.

    Hari Brata menjelaskan, keberadaan sistem yang terintegrasi diharapkan dapat mengubah pola penanganan pengaduan yang sebelumnya cenderung reaktif menjadi lebih cepat, prediktif, dan preventif.

    “Transformasi ini kita bangun untuk memastikan setiap pengaduan yang memiliki potensi kontinjensi dapat segera diterima, diverifikasi, didistribusikan kepada fungsi yang tepat, ditindaklanjuti, dan dimonitor. Dengan begitu, pengaduan masyarakat dapat menjadi bagian dari sistem early warning Polri,” ujarnya.

    Proyek perubahan ini juga mendorong kolaborasi lintas fungsi dan lintas instansi. Penguatan koordinasi menjadi bagian penting agar informasi yang diterima dari masyarakat dapat ditindaklanjuti secara efektif sesuai karakteristik dan tingkat urgensinya.

    Dalam rancangan proyek perubahan tersebut, Polri telah memiliki sejumlah modal pendukung, di antaranya layanan Call Center 110 dan Dumas Presisi, command center, infrastruktur teknologi informasi, jaringan komunikasi data, serta sumber daya manusia yang mendukung pengelolaan pengaduan dan pengendalian operasional.

    Hari Brata menegaskan, keberhasilan transformasi manajemen pengaduan tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga membutuhkan kesiapan sumber daya manusia, standar operasional yang jelas, koordinasi lintas fungsi, serta dukungan seluruh pemangku kepentingan.

    “Teknologi adalah salah satu instrumen. Yang tidak kalah penting adalah kesiapan personel, kesamaan pola kerja, koordinasi lintas fungsi dan kolaborasi dengan stakeholder. Semua harus bergerak dalam satu sistem agar respons terhadap pengaduan masyarakat benar-benar cepat dan terintegrasi,” tuturnya.

    Melalui proyek perubahan tersebut, diharapkan terwujud tata kelola pengaduan kontinjensi yang cepat, responsif, terintegrasi, dan profesional. Transformasi ini sekaligus menjadi fondasi untuk memperkuat pelayanan publik Polri, meningkatkan kepercayaan masyarakat, serta mendukung resiliensi keamanan nasional dalam menghadapi dinamika ancaman yang terus berkembang.

  • Kapolda NTT Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa di Ngada, Polri Hadir Ringankan Beban Warga

    NGADA — Kepedulian Polri terhadap masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi kembali diwujudkan melalui penyaluran bantuan sosial dari Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT) Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si. kepada warga terdampak di wilayah hukum Polres Ngada, Minggu (16/8/2026).

    Penyaluran bantuan dimulai sekitar pukul 12.30 WITA dan menyasar sejumlah wilayah terdampak di Kecamatan So’a dan Kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada.

    Bantuan tersebut disalurkan jajaran Polres Ngada yang dipimpin langsung Kapolres Ngada AKBP Dr. Gede Harimbawa, S.E., S.H., M.H., M.I.Kom., didampingi Wakapolres Ngada Kompol Osman, para pejabat utama serta personel Polres Ngada dan Polsek jajaran.

    Sebanyak 50 paket bantuan dari Kapolda NTT disalurkan kepada masyarakat terdampak yang tersebar di lima desa.

    Di Kecamatan So’a, bantuan diberikan kepada warga Desa Piga, Desa Waepana I dan Desa Masu Kedhi. Sementara di Kecamatan Golewa, bantuan disalurkan kepada masyarakat di Desa Rakalaba I dan Desa Sobo II.

    Bantuan yang diberikan berupa berbagai kebutuhan pokok dan makanan, di antaranya biskuit, air mineral, mi instan, gula, susu, roti serta kebutuhan pokok lainnya.

    Penyaluran dilakukan secara langsung kepada warga yang rumahnya mengalami kerusakan maupun masyarakat yang terdampak langsung akibat gempa berdasarkan hasil pendataan personel di lapangan.

    PLH. Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Sajimin, S.I.K., M.H., mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Kapolda NTT dan jajaran Polri terhadap masyarakat yang sedang menghadapi situasi sulit akibat bencana.

    “Polri tidak hanya hadir untuk menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga harus hadir ketika masyarakat membutuhkan bantuan. Bantuan dari Bapak Kapolda NTT ini merupakan bentuk kepedulian dan empati kepada warga terdampak gempa,” ujar Kombes Pol Sajimin.

    Menurutnya, kehadiran personel di lapangan juga menjadi bagian dari upaya memberikan dukungan moril kepada masyarakat agar tidak merasa sendirian dalam menghadapi situasi pascabencana.

    Selain menyerahkan bantuan, personel Polres Ngada juga mengingatkan masyarakat agar tetap tenang, tidak panik dan meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan.

    Masyarakat juga diminta mengikuti setiap arahan dari pemerintah maupun petugas di lapangan demi keselamatan bersama.

    “Yang tidak kalah penting adalah memberikan rasa aman dan dukungan kepada masyarakat. Personel di lapangan terus melakukan pemantauan serta berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk mengantisipasi perkembangan situasi pascabencana,” jelasnya.

    Kepedulian tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat penerima bantuan. Warga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kapolda NTT serta jajaran Polres Ngada yang telah datang langsung memberikan bantuan di tengah kondisi sulit akibat bencana.

    Kombes Pol Sajimin menegaskan, jajaran Polda NTT akan terus mendorong seluruh satuan kewilayahan untuk hadir secara aktif di tengah masyarakat terdampak bencana.

    “Semangatnya adalah Polri hadir, Polri peduli dan Polri untuk masyarakat. Kami akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik serta membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana,” tegasnya.

    Sementara itu, Polres Ngada terus melakukan pemantauan terhadap wilayah terdampak gempa dan memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah serta instansi terkait.

    Seluruh rangkaian penyaluran bantuan berlangsung aman, tertib dan lancar, dengan situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Ngada tetap kondusif.

  • Bhabinkamtibmas Kelurahan Gandaria Selatan Hadiri Tasyakuran HUT Kemerdekaan RI ke-81

    Jakarta Selatan — Bhabinkamtibmas Kelurahan Gandaria Selatan, Aiptu Agung, menghadiri kegiatan tasyakuran dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 yang dilaksanakan di Jalan Abuserin RT 012/06, Kelurahan Gandaria Selatan.

    Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan. Kehadiran Aiptu Agung merupakan bentuk dukungan serta sinergi Polri bersama masyarakat dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan mempererat tali silaturahmi di lingkungan warga.

    Dalam kesempatan tersebut, Aiptu Agung mengajak masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan serta mengisi kemerdekaan dengan kegiatan positif demi terciptanya lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif.

  • Bhabinkamtibmas Kramat Pela Bersama Warga RW 04 Meriahkan Karnaval HUT Kemerdekaan RI Ke 81

    Jakarta Selatan – 16 Agustus 2026, pukul 11.00 WIB, Bhabinkamtibmas Kelurahan Kramat Pela, Aiptu Suratin, melaksanakan kegiatan pemantauan dan pendampingan pawai/karnaval yang diselenggarakan oleh warga RW 04 dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia.

    Kegiatan yang berlangsung di Jl. Radio 4, RW 04, Kelurahan Kramat Pela, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, tersebut dipimpin oleh Ustaz Kayudi selaku Ketua RW 04 dan diikuti dengan antusias oleh warga.

    Kehadiran Bhabinkamtibmas merupakan bentuk sinergi dan kedekatan Polri dengan masyarakat sekaligus upaya menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung. Pawai berjalan dengan tertib, lancar, dan penuh semangat kebersamaan warga dalam menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

    Selama kegiatan berlangsung, situasi aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran serta partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan tersebut diharapkan semakin mempererat persatuan, gotong royong, dan kebersamaan antara warga dengan aparat keamanan.

  • Bhabinkamtibmas Cipete Utara Hadiri Tasyakuran Warga dalam Rangka HUT Kemerdekaan RI ke-81

    Jakarta Selatan, Minggu, 16 Agustus 2026 — Bhabinkamtibmas Kelurahan Cipete Utara, Aiptu Denny Anggoro, menghadiri undangan kegiatan tasyakuran dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 bersama warga RT 01/RW 07, bertempat di Jl. H. Jian, RT 01/RW 07, Kelurahan Cipete Utara, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

    Kegiatan tasyakuran berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan. Kehadiran Bhabinkamtibmas menjadi bagian dari upaya mempererat silaturahmi serta membangun komunikasi yang harmonis antara Polri dan masyarakat.

    Dalam kesempatan tersebut, Aiptu Denny Anggoro juga menyampaikan imbauan dan pesan-pesan Kamtibmas kepada warga agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap lingkungan sekitar guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan, khususnya tindak pidana pencurian.

    Warga juga diimbau untuk lebih berhati-hati saat memarkir kendaraan dan menggunakan kunci pengaman tambahan atau kunci ganda sebagai langkah antisipasi terhadap aksi pencurian kendaraan bermotor.

    Selain itu, disampaikan pula bahwa masyarakat dapat memanfaatkan Call Center Polisi 110 yang dapat dihubungi secara gratis apabila membutuhkan bantuan atau pelayanan kepolisian.

    Bhabinkamtibmas mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Apabila terjadi gangguan Kamtibmas, masyarakat diharapkan segera menghubungi Bhabinkamtibmas Kelurahan Cipete Utara atau Polsek Metro Kebayoran Baru, sehingga dapat ditindaklanjuti dengan cepat dan tepat.

    Melalui kegiatan tersebut, diharapkan sinergitas antara Polri dan masyarakat semakin kuat dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, tertib, dan kondusif, sekaligus memperkokoh semangat persatuan dan gotong royong dalam memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.

  • Polsek Metro Kebayoran Baru Respon Cepat Laporan Warga Melalui Call Center 110 Terkait Perkelahian di Jl. H. Jian, Cipete Utara

    Jakarta Selatan – , 17 Agustus 2026 sekitar pukul 01.02 WIB, Polsek Metro Kebayoran Baru menerima laporan masyarakat melalui Call Center 110 terkait adanya perkelahian yang terjadi di Jl. H. Jian, Gang Swadarma, Kelurahan Cipete Utara, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

    Menindaklanjuti laporan tersebut, pada sekitar pukul 01.15 WIB, Pawas Iptu J. Silalahi bersama Tim Reskrim yang dipimpin Iptu Mar’uf P. Dan Buser Aiptu Rudianto segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan dan penanganan awal.

    Berdasarkan informasi yang diterima, peristiwa perkelahian tersebut terjadi pada Senin, 17 Agustus 2026 sekitar pukul 00.48 WIB. Setibanya di lokasi, petugas melakukan koordinasi dengan pelapor, Bapak Noval, serta melakukan pengecekan situasi dan dokumentasi di tempat kejadian perkara (TKP).

    Dari hasil pengecekan, para pihak yang terlibat dalam perkelahian telah membubarkan diri sebelum petugas tiba di lokasi, sehingga situasi di sekitar TKP dalam keadaan kondusif.

    Adapun langkah-langkah yang telah dilakukan petugas

    • Mendatangi TKP sebagai tindak lanjut laporan masyarakat melalui Call Center 110.
    • Melakukan koordinasi dan meminta keterangan awal dari pelapor.
    • Melakukan pengecekan situasi di sekitar lokasi kejadian.
    • Melakukan dokumentasi TKP.
    • Memastikan situasi pascakejadian dalam keadaan aman dan kondusif.

    Polsek Metro Kebayoran Baru terus berkomitmen memberikan respons cepat terhadap setiap laporan masyarakat serta menjaga keamanan dan ketertiban wilayah hukum Polsek Metro Kebayoran Baru.

  • Jelang HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Polsek Metro Kebayoran Baru Gelar Razia Antisipasi Kejahatan Jalanan, Tawuran, dan Balap Liar

    Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Polsek Metro Kebayoran Baru bersama personel Patra Brimob Polda melaksanakan kegiatan razia antisipasi kejahatan jalanan, tawuran, dan balap liar di wilayah hukum Polsek Metro Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

    Kegiatan dilaksanakan pada Senin, 17 Agustus 2026, sekitar pukul 01.00 WIB, berlokasi di Jalan Kyai Maja, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Sebelum pelaksanaan razia, personel terlebih dahulu mengikuti apel pada pukul 00.50 WIB yang dipimpin oleh IPTU J. Silalahi.

    Usai apel, sebanyak 17 personel yang terdiri dari 10 personel Patra Brimob Polda di bawah pimpinan Aipda Fajar dan 7 personel Polsek Metro Kebayoran Baru di bawah pimpinan IPTU J. Silalahi melaksanakan kegiatan razia dan pemeriksaan terhadap pengguna jalan.

    Dalam pelaksanaannya, petugas memberikan imbauan serta teguran kepada sejumlah pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm maupun kendaraan yang tidak dilengkapi perlengkapan sebagaimana mestinya, seperti spion. Petugas juga mengamankan dua unit sepeda motor yang tidak dapat menunjukkan STNK, masing-masing Honda Beat dan Yamaha Mio.

    Kegiatan razia berakhir pada pukul 02.10 WIB dan berlangsung dengan aman serta kondusif. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian untuk mengantisipasi kejahatan jalanan 3C (curas, curat, dan curanmor), aksi begal, peredaran narkoba, tawuran, serta balap liar yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

    Kegiatan berada di bawah pengendalian Kapolsek Metro Kebayoran Baru AKBP Nugrahadi Kusuma, S.Sos., S.I.K., M.Sc., M.T. Melalui kegiatan patroli dan razia secara rutin, kepolisian berkomitmen menciptakan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif, khususnya menjelang dan selama rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

  • Operasi Cipta Kondisi Tiga Pilar dan KRYD Polsek Metro Setiabudi Ciptakan Situasi Aman dan Kondusif

    Jakarta Selatan, 16 Agustus 2026 — Dalam rangka menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif, Polsek Metro Setiabudi melaksanakan Operasi Cipta Kondisi (Cipkon) Tiga Pilar serta Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) dan razia stasioner di wilayah hukum Polsek Metro Setiabudi, Jakarta Selatan.

    Kegiatan dilaksanakan pada Minggu, 16 Agustus 2026, mulai pukul 00.00 WIB hingga selesai, di bawah kendali Kapolsek Metro Setiabudi AKBP Riyanto, S.H., S.I.K., M.A. Apel kesiapan dilaksanakan di halaman Polsek Metro Setiabudi dan dipimpin oleh AKP Anang Ari Wibowo, selaku Kasubnit Samapta Polsek Metro Setiabudi.

    Dalam arahannya, pimpinan apel menyampaikan bahwa kegiatan patroli dilaksanakan untuk meningkatkan keamanan dan kewaspadaan masyarakat, khususnya di wilayah Setiabudi. Personel diminta meningkatkan patroli serta memberikan imbauan secara humanis kepada masyarakat, dengan menyesuaikan pelaksanaan patroli pada titik-titik yang dianggap rawan.

    Personel juga diingatkan agar tetap mengutamakan keselamatan selama pelaksanaan kegiatan dan tidak bergerak secara sendiri-sendiri. Seluruh perlengkapan dan kendaraan dinas dipastikan dalam kondisi siap digunakan untuk mendukung kegiatan di lapangan.

    Kegiatan melibatkan 8 personel gabungan Tiga Pilar, terdiri dari 5 personel Polsek Metro Setiabudi yang dipimpin AKP Anang Ari Wibowo, 1 personel Koramil Setiabudi yaitu Serda Imran Rosadi, serta 2 personel Satpol PP, yakni Bapak Tohid.

    Adapun sasaran kegiatan meliputi trotoar yang digunakan sebagai tempat berkumpul maupun parkir sepeda motor, jalan raya yang berpotensi digunakan sebagai arena balap liar atau tempat berkumpulnya komunitas sepeda motor, serta sejumlah lokasi yang dianggap rawan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, seperti tawuran, pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

    Patroli dilaksanakan dengan rute dari Polsek Metro Setiabudi menuju Jalan Setiabudi, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Bek Murad, Jalan Prof. Dr. Satrio, Jalan Denpasar, kemudian kembali ke kawasan Jalan Setiabudi.

    Selain patroli, petugas juga melaksanakan razia stasioner di Jalan Taman Setiabudi, Kelurahan Karet, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan.

    Dalam pelaksanaan kegiatan, petugas memberikan imbauan dan membubarkan secara persuasif masyarakat yang masih nongkrong atau berkumpul di trotoar jalan agar kembali ke rumah masing-masing. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya pencegahan terhadap potensi terjadinya gangguan kamtibmas.

    Petugas juga mengamankan satu unit kendaraan roda dua yang tidak dilengkapi surat-surat kendaraan, tidak menggunakan spion, serta menggunakan knalpot brong. Kendaraan tersebut selanjutnya dibawa ke Polsek Metro Setiabudi untuk dilakukan penanganan dan dilengkapi sesuai ketentuan.

    Pada pukul *01.30 WIB, rangkaian kegiatan Cipta Kondisi Tiga Pilar, KRYD, dan razia stasioner selesai dilaksanakan. Selama kegiatan berlangsung, situasi wilayah hukum Polsek Metro Setiabudi terpantau aman dan kondusif.

    Usai pelaksanaan patroli dan razia, personel kemudian melaksanakan ploting strong point di sejumlah lokasi sebagai langkah preventif untuk mencegah terjadinya gangguan kamtibmas, termasuk narkoba, tawuran, curat, curas, dan curanmor.

    Kegiatan Cipta Kondisi Tiga Pilar dan KRYD tersebut merupakan bagian dari upaya Polsek Metro Setiabudi bersama unsur terkait untuk menjaga keamanan wilayah sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya pada jam-jam rawan.

  • BHABINKAMTIBMAS PENGANDEGAN GELAR DDS DAN SILATURAHMI SAMBIL MONITORING LOMBA HUT RI KE-81

    JAKARTA SELATAN – Bhabinkamtibmas Kelurahan Pengadegan AIPTU Jhonnny Eliyanto melaksanakan kegiatan Cooling System, Sambang Door to Door System (DDS) dan silaturahmi dengan warga. Kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk monitoring lomba dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-81.

    Kegiatan berlangsung Minggu (16/08/2026) pukul 10.00 WIB s/d selesai di Jl. Pengadegan Barat XIII RT 08/04, Kel. Pengadegan, Kec. Pancoran, Jakarta Selatan.

    1. Bhabinkamtibmas menyambangi warga secara langsung dari rumah ke rumah untuk menjalin komunikasi dan menyerap aspirasi terkait situasi kamtibmas di lingkungan.
    2. Melakukan monitoring kegiatan lomba 17-an yang digelar warga dalam rangka menyambut HUT RI ke-81.
    3. Menyampaikan pesan-pesan kamtibmas agar warga tetap menjaga kerukunan, tidak mudah terprovokasi, dan bersama-sama menjaga keamanan lingkungan.
    4. Mengingatkan warga untuk tetap menjaga kesehatan selama kegiatan berlangsung.
    5. Mensosialisasikan layanan Call Center 110 bebas pulsa kepada warga, agar segera melapor jika menemukan gangguan kamtibmas.

    “Melalui DDS ini kami ingin lebih dekat dengan warga. Selain silaturahmi, kami juga mengajak masyarakat aktif menjaga kamtibmas agar wilayah Pengadegan tetap aman dan kondusif menjelang HUT RI,” ujar AIPTU Jhonnny Eliyanto.